MAKALAH MANAJEMEN PEMASARAN

Selasa, 22 Mei 2012

| | | 0 komentar

BAB  I  :  PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang
Perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya baik perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa maupun barang mempunyai tujuan yang sama yaitu memperoleh keuntungan. Selain itu perusahaan juga ingin memberikan kepuasan kepada konsumen atas produk yang yang dihasilkannya, karena kepuasan konsumen menjadi tolak ukur dari keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan produk yang berkualitas, dan yang diinginkan oleh konsumen.
              Dalam mencapai strategi pemasaran yang tepat dan terbaik untuk diterapkan, salah satunya perusahaan dapat melihat dari faktor bauran pemasaran. Hal tersebut penting karena bauran pemasaran merupakan salah satu pokok pertimbangan konsumen dalam melakukan keputusan pembelian suatu produk. Jika perusahaan tidak peka terhadap apa yang dibutuhkan oleh konsumen, maka dapat dipastikan bahwa

MAKALAH MENGIDENTIFIKASI SEGMEN PASAR DAN MEMILIH PASAR SASARAN

| | | 1 komentar

BAB I
PENDAHULUAN

            Setiap produsen selalu berusaha melalui produk yang dihasilkannya dapatlah tujuan dan sasaran perusahaannya tercapai. Produk yang dihasilkannya dapat dijual atau dibeli konsumen dengan tingkat harga yang memberikan keuntugan perusahaan jangka panjang. Melalui produk yang dapat dijualnya, perusahaan dapat menjamin kehidupannya atau nenjaga kestabilan usahanya dan berkembang. Dalam rangka inilah  setiap perodusen harus memikirkan kegiatan produknya, jauh sebelum produkini dihasilan sampai poduk itu dikonsumsi konsumen
.
            Untuk mencapai tujuannya, setiap perusahaan mengarahkan usahanya untuk menghasilkan produk yang dapat memberikan kepuasan konsumen, sehingga dalam jangka panjang perusahaan mandapatan keuntungan yang diharapkan. Melalui produk yang dihasilkannya, perusahaan menciptakan dan membina langganan. Oleh karena itu, keberhasialn suatu perusahaan sangat ditentukan keberhasilan usaha pemasaran dari produk yang dihasilkan. Keberhasilan ini ditentukan ketepatan produk yang dihasilkan dalam memberikan kepuasan dari sasaran konsumen yang ditentukannya
Dengan kata lain, usaha-usaha pemasaran haruslah diarahkan pada konsumen yang ingin dituju sebagai sasaran pasarnya.dalam hal ini, maka usaha pemasaran yang menunjang keberhasilan perusahaan harus didasrkan pada konsep pemasaran yang tepat untuk dapat menetukan strategi pasar dan strategi pemasaran yang mengarah kepada sasarn yang dituju.
a). Pengertian Pemasaran

Pemasaran adalah suatu proses sosial manajerial di mana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain. Definisi ini berdasarkan pada konsep inti, yaitu : kebutuhan, keinginan dan permintaan; pasar, pemasaran dan pemasar.
Tujuan Pemasaran adalah mengenal dan memahami pelanggan sedemikian rupa sehingga produk yang di jual akan cocok sesuai dengan keinginan pelanggan,sehingga produk tersebut dapat terjual dengan sendirinya. Idealnya pemasaran menyebabkan pelanggan siap membeli sehingga yang harus di fikirkan selanjutnya adalah bagaimana membuat produk tersebut tersedia.

Pengertian pemasaran oleh beberapa ahli diartikan menjadi :

v William J Stanton, menyatakan bahwa:
Pemasaran adalah keseluruhan intern yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan usaha yang bertujuan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang akan memuaskan kebutuhan pembeli baik pembeli yang ada maupun pembeli yang potensial.

v  Philip dan Duncan.
Pemasaran meliputi semua langkah yang digunakan atau diperlukan untuk menempatkan barang-barang berwujud kepada konsumen.

v  American Marketing Association.
Pemasaran meliputi pelaksanaan kegiatan usaha niaga yang diarahkan pada arus aliran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen.

Fungsi utama mengapa kegiatan pemasaran dilakukan :
1. Untuk memberikan informasi tentang produk yang dijual perusahaan.
2. Untuk mempengaruhi keputusan membeli konsumen.
3. Untuk menciptakan nilai ekonomis suatu barang.

b). Kegiatan Utama pemasaran

Kegiatan utama pemasaran atau juga disebut marketing mix adalah suatu perangkat perusahaan yang terdiri dari 4 variable yaitu produk, struktur harga, kegiatan promosi dan saluran distribusi dengan tujuan untuk menentukan tingkat keberhasilan pemasaran perusahaan yang bisa memberikan kepuasan dalam pemenuhan kebutuhan konsumen yang dipilih atau segmen pasar yang di harapkan.
c). Pengertian Manajemen  
Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare yang berarti “mengendalikan,” terutamanya “mengendalikan kuda” yang berasal dari bahasa latin manus yang berati “tangan”. Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Perancis manège yang berarti “kepemilikan kuda” (yang berasal dari Bahasa Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia.Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.Istilah manajemen, terjemahannya dalam bahasa Indonesia hingga saat ini belum ada keseragaman.
Selanjutnya, bila kita mempelajari literatur manajemen, maka akan ditemukan bahwa istilah manajemen mengandung tiga pengertian yaitu :
1. Manajemen sebagai suatu proses,
2. Manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen,
3. Manajemen sebagai suatu seni (Art) dan sebagai suatu ilmu pengetahuan (Science)
Menurut pengertian yang pertama, yakni manajemen sebagai suatu proses, berbeda-beda definisi yang diberikan oleh para ahli. Untuk memperlihatkan tata warna definisi manajemen menurut pengertian yang pertama itu, dikemukakan tiga buah definisi.
Menurut pengertian yang kedua, manajemen adalah kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen. Jadi dengan kata lain, segenap orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen dalam suatu badan tertentu disebut manajemen.
Menurut pengertian yang ketiga, manajemen adalah seni (Art) atau suatu ilmu pnegetahuan. Mengenai inipun sesungguhnya belum ada keseragaman pendapat, segolongan mengatakan bahwa manajemen adalah seni dan segolongan yang lain mengatakan bahwa manajemen adalah ilmu. Sesungguhnya kedua pendapat itu sama mengandung kebenarannya.
 manajemen adalah Suatu keadaan terdiri dari proses yang ditunjukkan oleh garis (line) mengarah kepada proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian, yang mana keempat proses tersebut saling mempunyai fungsi masing-masing untuk mencapai suatu tujuan organisasi.
d). Pengertian Manajemen Pemasaran
Manajemen pemasaran berasal dari dua kata yaitu manajemen dan pemasaran. Menurut Kotler dan Armstrong pemasaran adalah analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk menc
Jadi dapat diartikan bahwa Manajemen Pemasaran adalah sebagai analisis, perencanaan apai tujuan perusahaan. Sedangakan manajemen adalah proses perencanaan (Planning), pengorganisasian (organizing) penggerakan (Actuating) dan pengawasan., penerapan, dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi.

BAB II
PEMBAHASAN

MENGIDENTIFIKASI SEGMEN PASAR DAN MEMILIH PASAR SASARAN

A.    Segmentasi Pasar, Pasar Sasaran, dan Penempatan Produk
Pemasaran sasaran menghendaki tiga langkah utama. Pertama, sasaran segmentasi pasar yaitu tindakan membagi pasar menjadi beberapa kelompok pembeli yang mungkin memerlukan produk / bauran pemasaran berbeda. Kedua, menetapkan pasar sasaran yaitu tindakan mengevaluasi dan menyeleksi satu atau lebih segmen pasar yang hendak dimasuki. Ketiga, penempatan produk yaitu tindakkan merumuskan penentuan posisi bersaing untuk produk dan bauran pemasaran secara terperinci.
1.         Segmentasi Pasar

HUMAN RELATION

Minggu, 20 Mei 2012

| | | 3 komentar


HUMAN RELATION


Pengertian Human Relation
Human Relation merupakan salah satu fungsi manajemen, yang bertujuan untuk mengembangkan hubungan baik antara lembaga atau organisasi dengan publiknya, mengevaluasi prilaku public, dengan membuat perencanaan, kebijakan-kebijakan, menggunakan komunikasi yang jelas agar public dapat memahami dan menerima rencana atau program yang sudah dibuat.


               Pada dasarnya humas adalah :
1.      Merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh kepercayaan dari publik atau masyarakat.
2.      Memiliki sasaran untuk menciptakan opini public yang bisa diterima dan menguntungkan semua pihak.
3.      Merupakan unsur pentingdalam manajemen guna mencapai tujuan sesuai dengan harapan perusahaan.
4.      Untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan publiknya baik internal maupun eksternal.



Humas mempunyai tiga macam arti, yaitu :

1.      Memberi informasi kepada masyarakat.
2.      Mengubah sikap dan tingkah laku masyarakat.
3.      Mengsinerjikan sikap dan perbuatan masyarakat dengan perusahaan.
Empat unsur filsafah humas, yaitu :
1.      Humas merupakan salah satu filsafah manajemen yang bersifat sosial.
2.      Humas merupakan perwujudan dari filsafah kebijakan.
3.      Humas merupakan komunikasi dua arah yang saling menunjang, menginformasikan, mempertahanan dan mempromosikan kepada konsumen sehingga terciptanya saling pengertian.
4.      Humas merupakan cara pendekatan untuk menciptakan opini politik.


Persyaratan dasar seorang Human Relation, yaitu :
1.      Memiliki kemampuan untuk mengamati, menganalisis persoalan-persoalan yang terjadi.
Seorang Human Relation harus memahami masalah-masalah yang terjadi. Dia harus bisa mengamati dan menganalisis masalah tersebut, apa yang menyebabkan dan bagaimana jalan keluar terhadap masalah yang dihadapi tersebut.
2.      Memiliki kemampuan untuk menarik perhatian.
Kemampuan untuk menarik perhatian publik atau masyarakat sangatlah dibutuhkan oleh seorang Human Relation agar bisa dipercayai. Karena seorang Human Relation harus memberi informasi kepada masyarakat, mengubah sikap dan tinggkahlaku masyarakat dan mensinerjikan sikap dan perbuatan masyarakat dengan perusahaan. Jika ia sudah mampu untuk menarik perhatian orang-orang disekitarnya maka ia sudah bisa menjadi seorang Human Relation.
3.      Memiliki kemampuan mempengaruhi publik atau masyarakat.
Mempengaruhi publik atau masyarakat harus bisa dilakukan oleh seorang Human Relation, sebab jika publik atau masyarakat sudah terpengaruh maka seorang Human Relation akan lebih mudah untuk mencapai tujuan sesuai dengan harapan perusahaan.

4.      Mempunyai kemampuan untuk menjalin hubungan baik.
Seorang human Relation harus bisa menjalin hubungan baik, baik dengan perusahaan maupun dengan publik atau masyarakat karena seorang Human Relation merupakan komunikasi dua arah yang  saling menunjang, menginformasikan, mempertahankan dan memproomosikan kepada konsumen sehingga terciptanya saling pengertian.

         Kesemua ini adalah untuk membantu dalam melaksanakan fungsi Human Relation, hal ini memerlukan suatu proses yang panjang yang berguna untuk menemukan strategi dalam mengatasi problema yang muncul di dalam masyarakat atau konsumen.



         Tugas seorang Humas ialah :

1.      Menyelenggarakan dan bertanggung jawab atas penyampaian informasi baik secara lisan, tertulis maupun melalui gambar-gambar, supaya konsumen memiliki pengertian dan tujuan dari perusahaan tersebut.
2.      Memonitor, merekam dan mengevaluasi tanggapan dari konsumen.
3.      Memperbaiki citra organisasi atau perusahaan.
4.      Memiliki tanggung jawab sosial.
5.      Komunikasi timbal balik.

Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh Human Relation, yaitu :
1.      Menetapkan tujuan organisasi atau perusahaan secara jelas.
Human Relation harus menentukan dan menetapkan tujuan organisasi atau perusahaan secara jelas, karena semua pekerjaan yang dilakukan ialah untuk mencapai suatu tujuan. Jika tujuannya jelas maka akan memudahkan karyawannya untuk bekerja sesuai dengan tujuan organisasi atau perusahaan tersebut.
2.      Menggunakan komunikasi yang jelas dan etis.
Komunikasi yang digunakan haruslah jelas dan etis, sebab jika kita menggunakan komunikasi yang kurang jelas maka kawan bicara kita akan lebih sulit untuk memehami apa-apa yang sedang kita informasikan. Tunjukkanlah bahwa kita seorang yang punya wawasan dengan berkomunikasi secara jelas dan etis.
3.      Membuat konsep kualitas produk yang ditawarkan.
Seorang Human Relation harus bisa memikirkan dan menciptakan produk-produk apa saja yang akan ditawarkan kepada konsumen, produk yang disenangi dan bisa diterima baik oleh publik dan masyarakat. Maka dari itu perlu dibuat konsep kualitas produk yang akan ditawarkan.
4.      Produk yang dikeluarkan benar-benar dibutuhkan.
Seperti yang dijelaskan diatas tadi, produk yang akan dikeluarkan atau dipasarkan oleh suatu organisasi atau perusahaan harus disenangi dan benar-benar dibutuhkan oleh konsumen sehingga akan bisa diterima baik di masyarakat.
5.      Meminta nasehat dan pengarahan dari pimpinan agar visi dan misi organisasi atau perusahaan dapat dicapai.
Suatu organisasi atau perusahaan pastinya memiliki visi dan misi yang harus dicapai, maka tidak ada salahnya jika seorang Human Relation meminta nasehat dan pengarahan kepada pimpinan tentang apa-apa saja yang akan dilakukan, kemungkinan-kemungkinan apa saja yang akan terjadi dan cara-cara mengatasinya.
6.      Memberi kesempatan kepada pimpinan maupun anggota organisasi atau perusahaan untuk memberikan ide-ide baik berupa usulan maupun kritik yang sifatnya membangun.
Ide-ide dari pimpinan maupun anggota organisasi atau perusahaan baik berupa usulan maupun kritikan yang sifatnya membangun tidak ada salahnya didengar. Karena dari usulan dan kritikan anggota lain, kita bisa mengetahui dimana kekurangan dan kesalahan dan hal-hal apa saja yang akan dilakukan kedepannya.
7.      Harus mampu mendengarkan, memperhatikan, menghargai, mempercayai ide-ide, usul dan saran maupun keluhan dan kritikan.
Sebagai seseorang yang berhubungan langsung dengan  publik dan masyarakat, maka kita harus mampu mendengarkan, memperhatikan, menghargai, mempercayai ide-ide, usul dan saran maupun keluhan dan kritikan dari pihak lain. Karena dengan begitulah kita bisa tingkatkan kualitas produk yang akan ditawarkan kepada konsumen. Kita akan bisa mengetahui hal-hal apa saja yang disukai dan tidak disukai oleh publik atau masyarakat.



Ada dua macam komunikasi di dalam Humas, yaitu:
1.      Komunikasi internal
Yaitu komunikasi yang dilakukan di dalam organisasi suatu perusahan.

2.      Komunikasi eksternal
Yaitu organisasi yang dilakukan di luar organisasi suatu perusahaan.

         
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam komunikasi internal dan eksternal, yaitu :
1.      Hendaklah bersikap simpatik.
2.      Tunjukkan kita bisa dipercaya.
3.      Bertindak sebagai pembimbing.
4.      Kemukakan fakta dan kebenaran dengan sejujur-jujurnya.
5.      Berbicaralah dengan gaya mengajak bukan dengan nada menyuruh.
6.      Jangan bersikap super.
7.      Jangan mengkritik dengan kritikan yang tidak jelas atau tidak sopan.
8.      Berbicaralah dengan meyakinkan kawan bicara.


Hambatan-hambatan dalam komunikasi, yaitu :

1.      Komunikasi kurang mampu menyampaikan konsep berfikir yang akan diberikan atau disampaikan.
Jika dalam berkomunikasi kita kurang mampu menyampaikan konsep berfikir maka komunikasi yang sedang dilakukan tidak akan efektif dan akan lebih sulit dipahami.
2.      Komunikasi hanya berfikir untuk dirinya sendiri.
Jika dalam komunikasi kita hanya berfikir untuk diri kita sendiri maka komunikasi akan terhambat karena hanya kita yang memahami tanpa dipahami oleh orang lain.
3.      Komunikasi berbicara dengan penuh rahasia yang disampaikan dalam waktu yang kurang tepat.
Jika informasi yang akan disampaikan ialah sebuah rahasia maka kita harus bisa menyampaikannya dengan sangat hati-hati dan pastikan dalam kondisi atau waktu yang tepat.



4.      Tanpa memberikan penjelasan.
Informasi yang  disampaikan haruslah disertai penjelasan yang masuk akal dan bisa dipahami kawan bicara, sebab jika tidak disertai alasan maka komunikasi akan terhambat karena akan lebih sulit dipahami kawan bicara.
5.      Komunikator bersikap diktator.
Sebagai seorang yang menyampaikan informasi maka janganlah kita bersikap diktator, karena kawan bicara kita tidak akan menyukainya, dan jika hal tersebut masih dilakukan oleh pemberi informasi maka akan menghambat komunikasi tersebut.
6.      Komunikator tidak mempunyai perasaan sebagai teman atau sahabat.
Seorang komunikator yang tidak mempunyai perasaan sebagai teman atau sahabat kawan bicaranya maka akan mengkambat komunikasi yang sedang berlangsung. Sebab kawan bicara akan  merasa bosan dan tidak akan menerima dengan baik informasi-informasi yang sedang disampaikan komunikator. Sebaiknya anggaplah kawan bicara kita sebagai teman atau sahabat.
7.      Komunikatornya lambat, tidak efisien, terlalu cepat mengambil keputusan.
Seorang komunikator yang lambat, tidak efisien atau terlalu cepat mengambil suatu keputusan juga akan menghambat komunikasi tersebut. Sebaiknya seorang komunikator harus benar-benar memikirkan keputusan apa yang terbaik.
8.      Tidak konsekuen dan tidak punya alternatif.
Komunikator harus konsekuen terhadap apa yang telah disampaikannya dan jika ada masalah yang sedang dihadapi sebaiknya menyediakan alternatif pemecahan masalah tersebut agar bisa dipilih keputusan yang terbaik yang akan diambil.






          Ada tiga hal untuk membangkitkan perhatian konsumen di dalam suatu perusahaan yang merupakan keharusan, yaitu :

1.      Menempatkan opini publik atau konsumen merupakan faktor utama bagi perkembangan perusahaan.
2.      Opini publik atau konsumen tersebut dianalisis bersama-sama pimpinan dan karyawan di dalam perusahaan.
3.      Setelah dianalisis ciptakanlah strategi dan struktur perusahaan untuk membentuk manajemen perusahaan tersebut.



          Bentuk-bentuk komunikasi, yaitu :

1.      Komunikasi Personal
Yaitu komunikasi dengan diri sendiri yang dampaknya hanya dirasakan oleh diri sendiri.
2.      Komunikasi Interpersonal
Yaitu komunikasi dengan orang lain yang dampaknya dapat dirasakan pada saat itu juga oleh pihak yang terlibat.
3.      Komunikasi melalui media massa
Yaitu komunikasi yang dampaknya bisa pada saat itu juga, bisa beberapa waktu kemudian.



          Di dalam komunikasi internal terdapat hubungan-hubungan yang harus dibina, yaitu :

a.       Hubungan dengan pimpinan atau pemegang saham
b.      Hubungan dengan karyawan
c.       Hubungan dengan keluarga karyawan
d.      Hubungan komunikasi dengan kolega perusahaan

          Tujuan dari Humas atau PR adalah :

1.      Untuk mengubah citra umum dimata masyarakat karena adanya kegiatan-kegiatan baru yang dilakukan oleh perusahaan.
2.      Untuk meningkatkan kualitas calon karyawan.
3.      Untuk menyebarluaskan citra perusahan kepada masyarakat konsumen  untuk mendapatkan pengakuan.
4.      Untuk memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat luas atas konsumen dan untuk membuka pangsa pasar baru
5.      Untuk mempersiapkan usaha saham dan untuk menerbitkan saham baru atau saham tambahan.
6.      Untuk memperbaiki hubungan antar perusahaan dengan masyarakat atau konsumen jika terjadi kesalahpahaman yang baik dari perusahaan.
7.      Untuk mendidik konsumen agar mereka lebih selektif dalam memilih suatu produk.
8.      Untuk meyakinkan masyarakat agar perusahaan mampu bertahan walaupun kondisinya kritis.
9.      Untuk mempertahankan perusahaan dalam hal pengambil alihan oleh pihak lain.
10.  Untuk menyebarluaskan informasi mengenai aktivitas baru dari perusahaan.
11.  Untuk menuntun perusahaan sebagai sponsor suatu acara.



MACAM-MACAM HUMAS

1.      HUMAS PEMERINTAHAN

Humas pemerintahan pada dasarnya tidak bersifat politis. Bagian humas di institusi pemerintahan dibentuk untuk mempublikasikan atau mempromosikan kebijakan-kebijakan mereka.
Tugas pemerintah memang sangat berat, sebab masyarakat yang dihadapi terdiri dari berbagai publik dengan kepentingan yang sangat kompleks pula. Hal ini memang tidak lepas dari karakteristik yang melekat dalam setiap program/kegiatan pemerintah, antara lain sebagai berikut.
1.        Program pemerintah ditujukan untuk masyarakat luas. Dengan berbagai latar belakang, karakter, ekonomi, pendidikan (intelejensi) yang beragam.
2.        Seringkali hasilnya abstrak, yang sulit dilihat dalam waktu dekat, bahkan dalam jangka yang panjang sekalipun, karena sifatnya yang integral dan berkesinambungan.
3.        Program pemerintah selalu mendapat controlling/pengawasan dari berbagai kalangan, terutama pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan sebagainya.

2.      HUMAS INDUSTRI DAN BISNIS

Humas industri dan bisnis telah diterima oleh perusahaan-perusahaan besar. Humas di sana merupakan fungsi manajemen yang turut menentukan suksesnya operasi suatu perusahaan. Humas industri tidak dapat dilepaskan dari prinsip ekonomi. Sebab industri dan bisnis memiliki orientasi pada keuntungan (profit oriented). Dengan demikian, humas industri hendaknya memiliki suatu daftar prioritas, sehingga sumber daya yang tersedia dapat disediakan seefisien mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Bila dirinci lebih jauh lagi, beberapa hal yang berpengaruh terhadap kehidupan dan operasional industri dan perdagangan adalah sebagai berikut.
1.      Persamaan hak dan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan bagi masyarakat, memunculkan undang-undang dan peraturan pemerintah yang menjadi pedoman untuk mencari dan memberi kesempatan kepada golongan-golongan tertentu.
2.      Kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan pekerja. Peraturan-peraturan dan hukum yang tidak merugikan pekerja dan liputan pers tentang pelanggaran-pelanggaran, sangat mempengaruhi program-program perusahaan untuk para karyawannya.
3.      Perlindungan terhadap investor. Perlindungan terhadap investor melalui peraturan wajib lapor, merupakan sisi positif yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk menahan investor, mempengaruhi calon investor potensial.
4.      Kontrol kualitas dan keamanan atas produk-produk dan pelayanan dengan keuntungan yang memadai.
5.      Integritas manajemen. Meningkatnya perhatian masyarakat terhadap perilaku bisnis perusahaan-perusahaan industri, terutama interaksi mereka dengan pemerintah dan struktur politik, serta komunitas menjadikan perusahaan berhati-hati memutuskan hal-hal yang berkaitan dengan KKN.
6.      Pertahanan nasional, konservasi dan perlindungan sumber alam, serta perlindungan lingkungan adalah hal-hal yang sangat berpengaruh terhadap dunia industri.
7.      Hak Asasi Manusia. Pelanggaran hak asasi manusia merupakan alas an yang sering digunakan untuk menjatuhkan sebuah bisnis, menurunkan nilai investasi bahkan pembatalan investor yang sangat menopang kehidupan industri dan bisnis.
8.      Hak untuk mendapatkan keterangan/informasi. Meningkatnya arus informasi yang cepat mengakibatkan makin luasnya kesepakatan bahwa masyaratkat mempunyai hak untuk mendapatkan informasi, terutama mengenai keputusan-keputusan atau tindakan yang akan membawa dampak atau mempengaruhi masyarakat.

3.      HUMAS SOSIAL

Humas Penegak Hukum

Termasuk dalam hal ini humas yang berada dalam kepolisian. Karena kepolisian telah menjadi perhatian masyarakat dalam hubungannya terhadap kelompok minoritas, hak warga Negara, penyalahgunaan obat bius, kejahatan-kejahatan yang menimpa masyarakat, ketertiban umum, dan sebagainya. Singkatnya, penegak hokum perlu mendengarkan dan tanggap terhadap kepentingan umum supaya mereka dapat membantu masyarakat dengan baik.

Humas Organisasi Keagamaan

Organisasi-organisasi keagamaan sekarang mulai menyadari pentingnya media massa untuk mencapai para jamaah dan mempropagandakan doktrin-doktrin mereka.

Humas Profesi

Profesi kedokteran, profesi pengacara, profesi wartawan, profesi artis, dan sebagainya, juga tidak kalah dalam menggunakan pendekatan humas untuk berkomunikasi dengan masyarakat.

Humas Organisasi Sukarela

Citra organisasi sukarela sangat penting bagi kesuksesan baik dalam menarik dana bantuan ataupun menjamin kerja sama dari para pekerja sukarela.




4.      HUMAS ORGANISASI INTERNASIONAL

Lahirnya humas internasional disebabkan oleh adanya perubahan sangat cepat di dalam segala bidang, misalnya perkembangan bidang pariwisata, bidang komunikasi, transportasi, tukar menukar di bidang pendidikan seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, timbulnya masalah internasional dalam bidang ekonomi, politik, dan sebagainya.
Humas organisasi internasional menghadapi problem yang sama dengan orrganisasi lainnya, namun medannya jauh lebih luas sehingga kebijakan dan teknik-tekniknya harus disesuaikan dengan keadaan setempat.